Kabar Kami

SMA BOPKRI 2 YOGYAKARTA

LDK OSIS 2025/2026

Penilaian: 4 / 5

Aktifkan BintangAktifkan BintangAktifkan BintangAktifkan BintangNonaktifkan Bintang

Sebagai bagian dari program kerja bidang Kesiswaan, Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) menjadi agenda penting dalam proses pembentukan karakter dan pengembangan potensi kepemimpinan siswa. Kegiatan ini dilaksanakan setelah reorganisasi pengurus OSIS periode baru, dengan tujuan utama membekali para pengurus agar mampu menjalankan peran organisasi secara efektif, berintegritas, dan bertanggung jawab. LDK tahun ini mengusung tema Membentuk Generasi Tangguh Melalui 8 Jalan BODA, Nilai Kebopkrian, dan Berjiwa Multikultural.” Tema ini merefleksikan komitmen SMA BOPKRI 2 Yogyakarta dalam menanamkan nilai-nilai kepemimpinan yang berlandaskan semangat kebersamaan, toleransi, serta pengabdian kepada sesama. Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh peserta dapat tumbuh menjadi pemimpin yang tidak hanya cakap secara intelektual, tetapi juga memiliki kepekaan sosial dan spiritual yang tinggi. Kegiatan LDK dilaksanakan selama dua hari, Kamis–Jumat, 30–31 Oktober 2025, bertempat di Omah Petruk, Yogyakarta. Adapun rangkaian kegiatannya mencakup.

  1. Pembekalan materi kepemimpinan
  2. Dinamika kelompok
  3. Pemaparan program kerja OSIS
  4. Kegiatan reflektif
  5. Permainan kebersamaan yang dirancang untuk memperkuat kerja tim dan komunikasi antarpengurus.

Materi utama mengenai leadership disampaikan oleh Bapak Yudha Kusniyanto, S.Sos., M.Pd., yang menekankan pentingnya menjadi pemimpin berintegritas, siap menghadapi kritik, serta memiliki semangat melayani dan mengayomi. Selain itu, peserta diajak untuk menganalisis nilai-nilai kepemimpinan melalui lagu “Tuhan yang Sama” sebagai bentuk refleksi spiritual dan moral.

Kegiatan ini juga didukung oleh berbagai guru pendamping, di antaranya Bapak Dwi Winarto, M.Th., M.Pd., Ibu Bernadeta Yovina Anggitasari, S.Pd., dan Ibu Fanny Vernilasari, S.Pd., yang turut memberikan pembinaan dan motivasi.

Pada hari kedua, kegiatan diawali dengan renungan pagi, jalan sehat, serta fun games seperti Grab the Bottle, Boss Buta, dan Bola Air, yang menumbuhkan semangat sportivitas dan solidaritas. Puncak kegiatan ditandai dengan sesi “Komitmen dan Peneguhan Janji OSIS 2025/2026,”di mana seluruh peserta menegaskan kesediaan mereka untuk mengemban tanggung jawab sebagai pengurus OSIS dengan sungguh-sungguh.

Melalui pelaksanaan LDK ini, SMA BOPKRI 2 Yogyakarta berharap lahir generasi pemimpin muda yang berkarakter, adaptif, dan inovatif, sesuai dengan semangat sekolah sebagai “Sekolah Multikultural Indonesia.”


Pertemuan Wali Murid Kelas XII

Penilaian: 5 / 5

Aktifkan BintangAktifkan BintangAktifkan BintangAktifkan BintangAktifkan Bintang

SMA BOPKRI 2 Yogyakarta mengadakan kegiatan Pertemuan Wali Murid Kelas XII pada Jumat, 31 Oktober 2025. Kegiatan berlangsung dari pukul 09.10 - 11.00 WIB di Aula SMA BOPKRI 2. Ibu Gesnia Ardiyani selaku pembawa acara dan dihadiri oleh wali murid kelas XII. Acara dibuka dengan doa bersama yang dipimpin oleh Bapak Dwi Winarto  dilanjutkan dengan Sambutan dari Kepala Sekolah Bapak Yudha Kusniyanto. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan kembali bahwa ingin menciptakan lingkungan sekolah yang nyaman dan dapat memanusiakan anak-anak. Kegiatan kali ini juga berguna untuk membangun komunikasi yang baik antara sekolah, peserta didik, dan juga orang tua. Kelas XII sebentar lagi akan menghadapi TKA, ujian-ujian, dan akan melanjutkan ke perguruan tinggi, oleh sebab itu kegiatan ini diadakan untuk membahas hal-hal tersebut.

            Pada sesi pertama, Ibu Suhartini selaku wakil kepala sekolah bidang kurikulum memaparkan kurikulum yang berlaku di SMA BOPKRI 2 dan juga agenda-agenda peserta didik kelas XII ke depan. Kurikulum sekolah terbagi menjadi 3 : 1)intrakurikuler yaitu kegiatan pembelajaran mata pelajaran, 2)kokurikuler yang berisi kegiatan proyek untuk mengembangkan bakat dan soft skill peserta didik, 3)ekstrakurikuler yaitu kegiatan yang menyalurkan minat serta potensi peserta didik di berbagai bidang. Menjadi berbeda di SMA BOPKRI 2 ini adalah Asesmen Sumatif Akhir Semester dikemas dalam bentuk projek untuk pengabdian diri kepada masyarakat. Kemudian, Ibu Tini juga memaparkan timeline kegiatan kelas XII mulai dari pelaksanaan TKA di minggu depan hingga pelaksanaan Ujian Sekolah di tahun depan.

            Selain dari bidang kurikulum, pada sesi kedua Ibu Listyawati Sri Nungarahaningsih  selaku guru BK memberikan penjelasan mengenai persiapan studi lanjut. Orang tua dan peserta didik diarahkan untuk menentukan perguruan tinggi dengan cara backward design yaitu menentukan terlebih dahulu tujuan pekerjaannya kemudian menentukan jurusan apa yang sesuai. Dalam pemaparannya Bu Lis juga menjelaskan jalur masuk ke perguruan tinggi negeri maupun swasta dan juga beasiswa-beasiswa yang dapat diperoleh peserta didik.

Kegiatan ditutup oleh doa yang dipimpin oleh Bapak Agustinus Wuryatmojo. Melalui kegiatan pertemuan orang tua ini diharapkan dapat memperkuat kolaborasi antara sekolah dan orang tua dalam mendampingi siswa mencapai tujuan akademik maupun pengembangan karakter.


Kunjungan Pondok Pesantren : Menumbuhkan Rasa Empati

Penilaian: 5 / 5

Aktifkan BintangAktifkan BintangAktifkan BintangAktifkan BintangAktifkan Bintang

Belajar tidak selalu tentang ilmu pengetahuan namun juga bisa melalui ilmu tentang kehidupan. Hari Rabu, 23 Oktober 2025 siswa kelas 12 didampingi oleh beberapa Bapak dan Ibu Guru melakukan kunjungan ke Pondok Pesantren Assalafiyyah Mlangi. Rombongan berangkat sekitar pukul 10.00 WIB dan kembali ke sekolah kurang lebih pukul 13.30 WIB siang.

            Sesampainya di pondok, kami disambut dengan Penampilan Nasyid dari Pondok Pesantren Assalafiyyah Mlangi yang dibawakan oleh para santri. Kemudian, kegiatan dilanjutkan dengan pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan sambutan dari masing-masing sekolah. Pada kesempatan kali ini Bapak Didik Prasetyo sebagai perwakilan dari SMA BOPKRI 2 Yogyakarta menghaturkan terima kasih kepada pihak Pondok yang sudah menerima dengan baik kedatangan kami. Kemudian, Bapak M. Fatkhudin Haris, S.Pd. selaku Kamad Pondok Pesantren melalui sambutannya menerima dengan baik kunjungan kami hari ini.

            Salah satu kegiatan inti dari kunjungan hari ini adalah saling mempresentasikan dan memperkenalkan kegiatan serta budaya di sekolah masing-masing. Diharapkan, melalui sharing ini, hal atau kebiasaan yang baik bisa saling diterapkan di sekolah masing-masing. Selanjutnya, Bapak Dr. KH. Irwan Masduqi, Lc., M.Hum memberikan sarasehan dan memperkenalkan budaya-budaya yang diajarkan di Pondok Pesantren Assalafiyyah Mlangi. Acara ditutup dengan foto bersama dan melihat lingkungan Pondok Pesantren. Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat memberi pengalaman bagi para siswa baik dari SMA BOPKRI 2 maupun dari Pondok Pesantren Assalafiyyah untuk memiliki rasa empati dengan orang-orang di sekitar yang tentunya memiliki budaya atau kebiasaan yang berbeda. Ada hal yang selalu bisa kita syukuri setiap harinya.


Mental Health Kelas X

Penilaian: 5 / 5

Aktifkan BintangAktifkan BintangAktifkan BintangAktifkan BintangAktifkan Bintang

Kesehatan mental merupakan bagian terpenting dalam hidup, Pada hari Senin, 20 Oktober 2025, SMA BOKPRI 2 Yogyakarta bersama Universitas Sanata Dharma menyelenggarakan kegiatan sosialisasi Mental Health Awareness yang dipimpin oleh Bapak C. Siswa Widyatmako, M.Psi., yang merupakan dosen dari Universitas Sanata Dharma. Kegiatan ini diselenggarakan di aula SMA BOKPRI 2 Yogyakarta, diikuti oleh seluruh siswa kelas X serta didampingi oleh para wali kelas dan bapak ibu guru yang mengampu mata pelajaran di tingkat tersebut. Dalam kegiatan ini, Bapak C. Siswa Widyatmako, M.Psi., menyampaikan pentingnya memahami dan menjaga kesehatan mental, terutama di masa remaja yang merupakan periode penuh perubahan dan tantangan. Beliau menekankan bahwa kesehatan mental memiliki peran yang sama pentingnya dengan kesehatan fisik, karena keduanya saling berkaitan dalam membentuk kesejahteraan individu secara menyeluruh. Melalui sesi interaktif, para siswa diajak untuk mengenali berbagai emosi yang mereka alami, memahami cara menghadapi tekanan, serta mengembangkan kemampuan untuk menyeimbangkan antara tuntutan akademik dan kehidupan pribadi. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan menumbuhkan kesadaran bahwa meminta bantuan atau berbagi cerita dengan orang yang dipercaya merupakan langkah positif dalam menjaga kesehatan mental.

Kegiatan Mental Health Awareness ini berlangsung dengan penuh antusiasme. Para siswa terlihat aktif dalam berdiskusi dan menyampaikan pendapat mereka. Kehadiran Bapak C. Siswa Widyatmako, M.Psi. memberikan wawasan baru bagi siswa maupun guru mengenai pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang mendukung kesehatan mental bersama. Beliau mengajak siswa untuk menenangkan pikiran dan memikirkan hal-hal yang membuat mereka bahagia, sebagai salah satu cara merileksasikan diri dari berbagai konflik yang sedang dihadapi. Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan seluruh warga sekolah semakin memahami bahwa kesehatan mental adalah pondasi penting bagi proses belajar, pertumbuhan pribadi, dan hubungan sosial yang harmonis. SMA BOKPRI 2 Yogyakarta berkomitmen untuk terus menghadirkan kegiatan edukatif yang membangun karakter dan kesejahteraan peserta didik secara utuh.

 


© 2026 SMA BOPKRI 2 Yogyakarta. All Rights Reserved.