Selasa, 20 Oktober 2026 SMA BOPKRI 2 Yogyakarta menyelenggarakan seminar mental health dengan menghadirkan PUSPAGA PRIMA DIY sebagai upaya meningkatkan pemahaman murid mengenai pentingnya kesehatan mental, khususnya dalam menghadapi berbagai perubahan mental pada masa remaja. Masa remaja merupakan tahap perkembangan yang ditandai dengan berbagai perubahan, baik secara fisik, sosial, psikologis, maupun emosional. Namun, apabila perubahan tersebut tidak dipahami dan dikelola dengan baik, dapat menimbulkan kebingungan, kecemasan, hingga tekanan dalam kehidupan sehari-hari. Melalui seminar ini, murid diajak untuk mengenali dan memahami perubahan yang terjadi dalam diri sendiri, lingkungan pertemanan, keluarga, maupun masyarakat. Selain itu, materi yang dipaparkan oleh PUSPAGA PRIMA DIY juga membahas perubahan fisik selama masa pubertas, munculnya ketertarikan terhadap lawan jenis, serta perubahan psikologis dan emosional yang dapat memengaruhi cara remaja berpikir, bersikap, dan mengambil keputusan.

Salah satu pembahasan yang menjadi perhatian adalah tekanan terhadap penampilan atau appearance pressure. Pengaruh lingkungan pergaulan dan media sosial, para remaja kerap dihadapkan pada standar penampilan tertentu yang dapat memengaruhi cara mereka memandang dan menghargai diri sendiri. Melalui materi ini, murid diharapkan mampu memahami bahwa setiap individu memiliki proses pertumbuhan yang berbeda dan tidak perlu mengukur nilai dirinya berdasarkan penampilan ataupun perbandingan dengan orang lain. Kemampuan mengenali emosi, memahami perubahan yang dialami, membangun relasi yang sehat, serta menyampaikan perasaan secara tepat merupakan keterampilan yang perlu dikembangkan sejak remaja. PUSPAGA PRIMA DIY diharapkan dapat memberikan wawasan dan pemahaman yang relevan bagi murid dalam menghadapi dinamika masa remaja. Melalui edukasi yang tepat, murid diharapkan semakin mampu mengenali dirinya, menghargai perbedaan, serta membangun sikap positif terhadap diri sendiri dan orang lain. Lingkungan pendidikan yang sehat perlu memberikan ruang bagi murid untuk bertumbuh, belajar memahami diri, serta mengembangkan karakter yang tangguh dan berempati.


