Profil

SMA BOPKRI 2 YOGYAKARTA

Profil


Dr. Sri Sulastri, M.Pd.

Multikultur yang dicanangkan di SMA BOPKRI 2 Yogyakarta bukan sekadar kami potret Indonesia kecil karena siswa terdiri dari berbagai suku di Indonesia, namun lebih dari itu. SMA BOPKRI 2 bertujuan untuk memberi kesempatan yang setara bagi semua siswa tanpa memandang latar belakangnya sehingga semua siswa dapat meningkatkan kemampuan secara optimal sesuai ketertarikan, minat dan bakat yang dimiliki.

Mengapa SMA BOPKRI 2 mencanangkan Sekolah Multikultural?Penting dan perlunya pendidikan multikultural adalah untuk memberikan pelayanan pendidikan yang meningkatkan pendidikan mereka para siswa yang mengalami keterbelakangan dan keanekaragaman, sehingga bisa meningkatkan prestasi yang mereka capai secara optimal. Di samping itu, proses pendidikan multikultural akan mengembangkan kesadaran sosial pada diri para siswa perlunya aktif dalam kehidupan bermasyarakat, baik dalam lingkup lokal, nasional maupun global. Perkembangan masyarakat dengan konstelasi perkembangan penduduk, baik karena kelahiran maupun karena migrasi sangat memerlukan pendidikan multikultural.

(Geneva Gay, 2002). Diawali dengan keberbedaan latar belakang pada siswa SMA BOPKRI 2 dan upaya memelihara dalam kebersamaan yang beragam, penghargaan satu dengan yang lain maka orientasi kami pada sekolah yang menujukkan keberagaman namun satu.

Selaras pemikiran James Bank bahwa istilah pendidikan multikultural menggambarkan berbagai program dan praktik yang terkait dengan pemerataan pendidikan, perempuan, kelompok etnis, minoritas bahasa, kelompok berpendapatan rendah, dan disabilitas. Pendidikan multikultural adalah pendidikan yang berkeadilan sosial, memberikan pengalaman belajar sehingga anak dapat berkembang secara optimal. Oleh karena itu kami mewadahi anak sesuai dengan bakat, keinginan dan minat anak. Hal ini dibuktikan dengan adanya adanya 3 Jurusan yang dapat dipilih siswa, yakni IPA, IPS dan Bahasa.

Penjurusan itu memungkinkan memberi kesempatan yang seluasnya pada kemampuan intelektualnya yang disinergikan dengan kecerdasan emosionalnya. Sebagai salah satu contoh bahwa banyak orang mengesampingkan jurusan bahasa padahal banyak anak-anak yang memiliki kelebihan dibidang ini. Kemampuan mengeskpresikan seni (musik, menulis, menggambar, gerak) banyak dilahirkan dari anak-anak jurusan bahasa. Selain dari itu juga memiliki kemampuan bahasa asing yang bukan hanya bahasa Inggris. Pasti saja sangat berguna di era yang serba global dan percepatan teknologi yang luar biasa.

Jurusan bahasa (tidak semua sekolah di Yogyakarta) hanyalah salah satu dari indikator bahwa SMA BOPKRI 2 Yogyakarta sekolah multikultural. Indikator yang lainnya adalah pemerataan pendidikan untuk semua anak Indonesia termasuk penyandang disabilitas, ekonomi terbatas, dan etnis yang beragam.

Sekolah multikultural menanamkan nilai-nilai empati, cinta tanah air, menghargai budaya lain, membangkitkan semangat menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Nilai-nilai tersebut di sinergikan dengan nilai-nilai kebopkrian yakni Integritas, pelayanan yang tulus dan kasih. Nilai-nilai yang membentuk anak menjadi warga negara yang memiliki integritas dan melayani dengan penuh empati tanpa membedakan latar belakang orang lain namun dalam kesatuan bangsa serta memiliki rasa cinta kasih terhadap sesamanya.

Harapan besar kami, SMA BOPKRI 2 Yogyakarta menjadi sekolah yang mewujudkan keberagaman dalam wadah pendidikan yang dapat mengoptimalisasi bakat minat anak. Semoga Tuhan memberkati kami dalam mewujudkan visi ini. Kesemuanya dapat kami wujudkan jika terjadi hubungan yang sinergi antara institusi, dan orang tua/wali siswa. Orang tua paham dan mengetahui pelaksanaan proses belajar serta aktivitas anak sehingga tidak terjadi perbedaan pandangan atau model pengajaran yang bertentangan.

Proses belajar anak memungkinkan anak menjadi kritis dan konstruktif. Anak memiliki keterampilan untuk dimanfaatkan dan mengimplementasikan ilmu yang dikuasai. Untuk itu orang tua siswa memiliki peran penting dalam menghadapi perubahan karena proses belajar, sehingga berhasil secara optimal.

Terimakasih kerja sama yang indah antara orang tua dan lembaga. Semoga kerja sama ini menjadi lebih harmonis agar cita-cita lembaga dapat terwujud. Tuhan memberkati kita semua.


Kepala sekolah,

Dr. SRI SULASTRI, M.Pd


© 2022 SMA BOPKRI 2 Yogyakarta. All Rights Reserved. Powered by Antefer